REI EXPO 2015 TARGETKAN OMSET 3 TRILIUN
Selasa, 05 Mei 2015
0
komentar
![]() |
| Poster Pameran REI Expo 2015 |
Pameran properti tahunan yang bertajuk Real Estate Indonesia
(REI Expo) kembali digelar tahun ini. Pameran yang
berlangsung di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) pada 2-10 Mei 2015 merupakan
edisi ke-29. Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy membidik target transaksi sekitar Rp 3 triliun, hal ini tidak jauh berbeda dengan target REI pada
tahun sebelumnya.
Eddy menjelaskan, pameran kali ini diikuti 150 pengembang
terkemuka dengan menawarkan properti hunian dan niaga pada 175 lokasi proyek
yang tersebar di berbagai kota Indonesia. Ia juga mengharapkan dengan
adanya pameran ini mampu mendorong pemenuhan kebutuhan investasi properti
hunian dan niaga bagi masyaralat luas, sesuai dengan komitmen pemerintah dalam
memenuhi kebutuhan pasokan rumah bagi masyarakat luas.
"Kita himbau masyarakat yang punya duit, tujuan utamanya investasi
properti. Properti itu kebutuhan pokok, setiap orang harus memiliki. Semoga
pameran ini bisa mendongkrak lesunya pasar," ujar Eddy saat jumpa pers di
JCC, Jakarta, Sabtu (2/5)
Meski sedang lesu, Eddy optimistis properti masih merupakan sektor yang
paling bagus untuk investasi. Pasalnya, di Indonesia tidak banyak pilihan untuk
investasi. Rumah sangat menguntungkan untuk investasi, karena saat sudah
dibeli, tidak dibiarkan begitu saja, melainkan bisa digunakan atau ditinggali.
Tidak hanya properti, di pameran ini juga terdapat aneka produk
furniture interior maupun ekterior. Salah satunya adalah mebel jati Susan Gallery,
produsen mebel yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun ini ikut terlibat
dalam pameran tersebut. Dan ini merupakan keikutsertaannya untuk kali perdana.
Meskipun baru sekali mengikuti REI Expo namun manajemen mebel jati tersebut
mematok omset Rp 400 juta. Hal itu didasari karena perkembangan dunia properti
yang makin pesat yang membutuhkan berbagai macam furniture/mebel jati untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari.
