Astagfirullah Pria ini Rela Sebarkan Video Mesumnya Demi Uang Rp 20 Juta

Posted by Unknown Jumat, 09 September 2016 0 komentar

Depok - Kasus peredaran video porno yang kian marak di Indonesia, agaknya akan semakin bertambah. Pasalnya, ada motif baru yang muncul dalam kasus asusila ini.

Hanya demi uang Rp. 20 Juta, seorang pria berinisial BH (25) rela berhubungan badan dengan pacarnya. Yang lebih mengenaskan lagi, ia bahkan meminta sang pacar untuk mendesah layaknya seekor kambing. "Embek... Embek...," seperti itulah paling tidak desahan yang terdengar saat BH dan sang pacar sedang Making Love (ML).

Parahnya lagi, BH bersedia merekam aksi bejadnya tersebut dalam bentuk video. "Wkwkwk... Beneran berani bayar berapa?," katanya, Jumat (9/9/2016).

Hal ini terungkap usai suaraindo.com melakukan penelusuran dengan memancing BH. Pelaku sendiri, diketahui kerap melakukan hal tersebut. "Ntar gue bawa cewe gua suruh embe2an kan biar kayak kambing," tulisnya dalam pesan di aplikasi Blackberry Massager.

BH pun tak segan meminta uang Down Payment (DP) senilai Rp. 10 Juta kepada infonitas.com. "DP 10 Juta dulu deh mana," sambung pria yang gemas ML ini.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum diketahui apakah BH akan benar-benar melakukan aksi bejadnya tersebut. Kalaupun ini terjadi, ia terancam Pasal 282 Kitan Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 55 KUHP tentang asusila dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Read More..

HUT RI ke-71, Kapal yang Membawa Republik Indonesia Merdeka adalah Persatuan

Posted by Unknown Selasa, 16 Agustus 2016 0 komentar

Bogor - Upacara puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 Tingkat Kota Bogor, Rabu (17/8/2016), dipusatkan di Kosdiklat TNI AD, Lapangan Wira Yudha Pusdikzi, Jalan Jenderal Sudirman Bogor. Walikota Bogor Bima Arya bertindak selaku inspektur upacara.

Upacara ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan Muspida, perintis kemerdekaan, angkatan '45, wredhatama, warakawuri, keluarga pahlawan, sesepuh Kota Bogor dan para teladan juga organisasi kemasyarakatan (ormas). Juga hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kalangan pelajar dan masyarakat.

Dalam pesannya, Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan bahwa yang paling utama di hari yang berbahagia ini adalah karena bangsa Indonesia telah sampai pada usianya yang ke-71 pada proses perjalanan bangsa.

"Bahwa kemerdekaan ini diperoleh dengan keringat dan airmata. Maka di momentum istimewa ini kita sama-sama kembali ke pertanyaan yang paling mendasar. Yaitu untuk apa kita merdeka, mengapa kita merdeka, dan bagaimana kita merdeka," ungkap Bima.

Tetapi, katanya, pertanyaan untuk apa bangsa Indonesia merdeka seringkali diabaikan. "Bima mengutip pernyataan salah satu Bapak Proklamator RI, Bung Hatta, bahwa merdeka bukanlah akhir. Tapi justru awal untuk memakmurkan dan menyejahterakan serta berkeadilan sosial.

"Bung Karno juga pernah mengatakan bahwa kapal yang membawa republik ini merdeka adalah persatuan. Artinya dari kemerdekaan ini untuk menggapai persatuan dan kesatuan. Karena tidak mungkin kita makmur dan bahagia tanpa ada persatuan dan kesatuan," papar Bima.

Oleh karena itu, masih kata Bima, pesan Bung Karno itu masih relevan sampai saat ini bahwa persatuan dan kesatuan akan membawa bangsa Indonesia makmur dan sejahtera.
Read More..

PDAM Tirta Pakuan Genjot Pengetahuan SDM, Untuk Kepentingan Yang Lebih Besar

Posted by Unknown 0 komentar

Bogor - Di era modernisasi ini, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor sebagai salah satu BUMD milik Pemkot Bogor harus terus bisa mengelola perusahan dengan professional, efektif, efisien, dan transparan. Didukung oleh menajemen yang visioner dan kinerja karyawan yang tinggi, dengan terus menjalin komunikasi dengan masyarakat serta stakeholder lainnya setiap saat.

Atas hal ini, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor H. Deni Surya Senjaya mengajak seluruh jajaran direksi dan karyawan untuk membulatkan tekad meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menyediakan air bersih yang berkualitas, adil, merata, serta terjangkau biayanya.

Menurutnya, dinamika yang sudah terjadi di dalam perusahaan, sebaiknya dijadikan sebagai ajang instropeksi dan evaluasi, sejauh mana PDAM telah bekerja secara professional dan memiliki kedisiplinan yang tinggi. Mengingat penyediaan air bersih merupakan bagian yang integral yang tidak dapat dipisahkan dari suksesnya pembangunan di Kota Hujan ini.

"Dan salah satu yang harus kita lakukan di dalam untuk tujuan besar tersebut adalah, melakukan serangkaian pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang ada di semua lini atau bagian di PDAM ini," ungkap Deni, Selasa (16/8/2016).

Ketersediaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan, sambung Deni, tentu berpengaruh terhadap derajat kesehatan sebagai sumber daya pelaksana pembangunan. "Jadi, air bersih ini sangat penting bagi seluruh warga masyarakat. Ketersediaan air menjadi isu pokok  di tengah situasi perubahan iklim yang terjadi sekarang ini," jelasnya.

Deni pun mengatakan, jika beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan kegiatan hari perkenalan (Introduction Day) bagi karyawan-karyawati baru. Kegiatan yang diinisiasi Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) ini dikhususkan untuk karyawan yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Calon Pegawai (Capeg).

Tujuan utama penyelenggaraan hari perkenalan ini, adalah untuk memperkenalkan seluk beluk tugas dan fungsi seluruh bagian di lingkungan PDAM Kota Bogor. Pengenalan tugas dan fungsi masing-masing bagian sangat penting sebelum para pegawai baru ini terjun menekuni posisinya masing-masing.

"Kegiatan itu diikuti 41 karyawan baru dari seluruh bagian, mulai dari Bagian Produksi, Transmisi dan Distribusi, Keuangan, Sekretariat, Pelayanan Pelanggan, Litbang, dan lain-lain. Selain harus tahu tugas masing-masing bagian, mereka pun harus tahu tugas dan fungsi bagian-bagian lain. Misalnya, karyawan Subbagian Kebocoran harus tahu tugas bagian Keuangan," terangnya.

Deni mengaku, kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mencetak pegawai-pegawai berkualitas dan berkarakter. "Karyawan merupakan asset yang tidak bisa diabaikan. PDAM Kota Bogor akan semakin maju kalau karyawannya berkualitas dan punya karakter. Kalau karyawannya kurang maksimal, perusahaan itu tidak akan maksimal," kata Deni.

Deni juga menjelaskan, tantangan yang dihadapi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor kedepan akan semakin berat. Hal ini karena warga Kota Bogor akan menghadapi krisis air bersih mengingat idle capacity yang dimiliki PDAM Kota Bogor sudah semakin berkurang.

"Ini kenyataan yang harus kita hadapi bersama. Kami, direksi dan manajemen tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi krisis ini. Kami perlu teman-teman (karyawan peserta Introduction Day) untuk membantu tugas kami. Tanpa teman-teman yang telah bekerja dengan baik, mustahil direksi dan manajemen bisa menjalankan tugas sesuai program yang ada," tuturnya.

Dalam pemaparannya, Deni yang baru mengikuti Diklat Manajemen Air Minum Berbasis Kompetensi yang diselenggarakan Perpamsi di Jakarta menjelaskan analisa SWOT untuk mengetahui peta konkret yang dihadapi PDAM. Menurutnya, PDAM Kota Bogor dalam matrik SWOT masih dalam posisi sehat. Hal ini berkat kerja keras dan komitmen tinggi para karyawan dalam memajukan perusahaan air minum milik Pemkot Bogor.

"Yang paling penting bagi karyawan dalam upaya memajukan perusahaan itu adalah bekerja dengan dilandasi iman dan taqwa atau imtak. Sehebat apapun orang itu, jika bekerja tidak dilandasi imtak, hasilnya tidak akan maksimal," pungkas Deni.
Read More..

Peringati HUT RI ke-71, Sekdakot Bogor Jadi Irup di Plaza Balaikota

Posted by Unknown 0 komentar

Bogor - Memperingati HUT RI ke-71, Pemerintah Kota Bogor menggelar upacara di Plaza Balaikota Bogor, Rabu (17/8/2016). Upacara dihadiri seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang sekaligus membacakan naskah teks Proklamasi. Petugas lainnya yang terlibat dalam kegiatan ini Komandan Upacara Wawan Sanwani, pembaca naskah Pancasila Asep Suparman, pembaca naskah Pembukaan UUD 1945 Lulut Wiyono dan untuk petugas pengibar bendera sang saka Merah Putih Kisus Natadani Kota Bogor. 

Menurut Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, upacara peringatan HUT RI dilakukan secara berjenjang. Ada tingkat instansional yang dilakukan seluruh OPD dan tingkat Kota Bogor yang diikuti unsur Muspida dan perwakilan dari berbagai tingkatan yang digelar di lapangan Wira Yudha Pusdikzi.

Pada intinya sambung Ade, upacara yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan, instansi, tingkat kota dan tingkat pusat adalah sama. Bagaimana semua warga negara memperingati kemerdekaan tidak asal sekedar lisan, tetapi tertanam di setiap insan warga republik ini.

“Makna dari peringatan ini isilah kemerdekaan dengan kehidupan yang baik, pemerintahan yang untuk masyarakat dan bebaskan masyarakat untuk bebas berpendapat serta memperoleh hak-hak kehidupannya,” tandas Ade.
Read More..

Total Tayangan Halaman